content="0fd9cbe0b353776505509733cd398328">
Ilmu Pendikan

data internal dan eksternal

Pengantar:

Semakin berkembangnya teknologi, penting bagi perusahaan untuk memiliki data yang lengkap dan akurat dalam pengambilan keputusan. Data menjadi aset yang sangat penting dan harus dikelola dengan baik. Dalam bisnis, data dapat dikelompokkan menjadi dua jenis yaitu data internal dan eksternal. Dalam artikel ini, akan dijelaskan lebih detail tentang pengertian, kelebihan, kekurangan, dan pengelolaan data internal dan eksternal dalam bisnis.

Data Internal dan Eksternal: Pengertian dan Perbedaan

Data internal merupakan data yang diperoleh dari dalam perusahaan dan dimiliki oleh perusahaan itu sendiri. Contohnya seperti data penjualan, data keuangan, data karyawan, dan sebagainya. Sedangkan data eksternal adalah data yang diperoleh dari luar perusahaan seperti data pelanggan, data pesaing, data pasar, dan lain sebagainya.Keuntungan dari data internal adalah perusahaan memiliki kendali penuh atas data tersebut dan dapat memperoleh data yang sangat akurat sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Namun, kelemahan dari data internal adalah data tersebut terbatas dalam jumlah dan cakupan, sehingga perusahaan harus memperoleh data dari luar untuk menambah informasi yang diperlukan.Sementara itu, keuntungan dari data eksternal adalah cakupan yang luas dan dapat digunakan untuk menganalisis pasar dan pesaing. Namun, kelemahan dari data ini adalah kurangnya kontrol dan keakuratan dari data yang diperoleh, serta biaya yang mahal untuk mengakses data dari sumber eksternal.

Pengelolaan Data Internal:

Untuk mengelola data internal, perusahaan harus memiliki sistem manajemen data yang baik agar data terorganisir dan mudah diakses oleh pihak yang membutuhkan. Penggunaan perangkat lunak manajemen data seperti Database Management System (DBMS) dapat mempermudah pengelolaan data internal.

Pengelolaan Data Eksternal:

Untuk mengelola data eksternal, perusahaan dapat mengakses data dari sumber-sumber yang tersedia seperti lembaga riset pasar, media sosial, atau melalui survei. Namun, perusahaan harus berhati-hati dalam memilih sumber data eksternal, karena keakuratan dari data tersebut harus dikonfirmasi terlebih dahulu sebelum digunakan.

Kelebihan dan Kekurangan Data Internal dan Eksternal:

Kelebihan Data Internal:

– Kontrol penuh atas data tersebut- Dapat memperoleh data yang sangat akurat

Kekurangan Data Internal:

– Data terbatas dalam jumlah dan cakupan

Kelebihan Data Eksternal:

– Cakupan yang luas dan dapat digunakan untuk menganalisis pasar dan pesaing

Kekurangan Data Eksternal:

– Kurangnya kontrol dan keakuratan dari data yang diperoleh- Biaya yang mahal untuk mengakses data dari sumber eksternal

Pengelolaan Data yang Baik:

Untuk mengelola data yang baik, perusahaan harus memperhatikan hal-hal berikut:1. Menentukan jenis data yang dibutuhkan2. Mengumpulkan data dari berbagai sumber3. Memvalidasi data dan memastikan keakuratannya4. Menyimpan data dengan sistem manajemen data yang baik5. Menganalisis data untuk mengambil keputusan yang tepat6. Mengamankan data agar tidak hilang atau dicuri7. Memperbaharui data secara berkala

Tabel Data Internal dan Eksternal:

Jenis Data Contoh Data
Data Internal Data Penjualan
Data Keuangan
Data Karyawan
Data Eksternal Data Pelanggan
Data Pesaing
Data Pasar

FAQ tentang Data Internal dan Eksternal:

1. Apa itu data internal dan eksternal?

Jawab: Data internal adalah data yang dimiliki oleh perusahaan sendiri, sedangkan data eksternal adalah data yang diperoleh dari luar perusahaan.

2. Apa keuntungan dari menggunakan data internal?

Jawab: Keuntungan dari penggunaan data internal adalah perusahaan memiliki kendali penuh atas data tersebut dan data tersebut sangat akurat sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

3. Apa kelemahan dari data internal?

Jawab: Kelemahan dari data internal adalah terbatasnya jumlah dan cakupan data yang dimiliki oleh perusahaan.

4. Apa keuntungan dari penggunaan data eksternal?

Jawab: Keuntungan dari penggunaan data eksternal adalah cakupan yang luas dan dapat digunakan untuk menganalisis pasar dan pesaing.

5. Apa kelemahan dari data eksternal?

Jawab: Kelemahan dari data eksternal adalah kurangnya kontrol dan keakuratan dari data yang diperoleh serta biaya yang mahal untuk mengakses data dari sumber eksternal.

6. Bagaimana cara mengelola data internal?

Jawab: Cara mengelola data internal adalah dengan menggunakan sistem manajemen data yang baik seperti Database Management System (DBMS).

7. Bagaimana cara mengelola data eksternal?

Jawab: Cara mengelola data eksternal adalah dengan mengakses data dari sumber yang tepat, seperti lembaga riset pasar, media sosial, atau melalui survei. Namun, perusahaan harus berhati-hati dalam memilih sumber data eksternal.

Kesimpulan:

Dalam bisnis, data internal dan eksternal memiliki peran yang penting dalam pengambilan keputusan. Pengelolaan data yang baik dapat membantu perusahaan dalam meningkatkan kinerja bisnisnya. Namun, keakuratan dan keandalan data harus menjadi prioritas utama dalam pengambilan keputusan. Oleh karena itu, perusahaan harus memperhatikan cara pengelolaan data yang baik dan benar guna mendukung kesuksesan bisnisnya.

ACTION ITEM:

Untuk memastikan pengelolaan data yang baik, perusahaan harus memiliki sistem manajemen data yang baik dan akurat untuk menghindari kesalahan dalam pengambilan keputusan.

Penutup:

Pengelolaan data internal dan eksternal sangat penting bagi perusahaan dalam pengambilan keputusan. Artikel ini telah menjelaskan mengenai pengertian, kelebihan, kekurangan dan pengelolaan data internal dan eksternal dalam bisnis. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi pembaca dalam meningkatkan pengelolaan data di perusahaan masing-masing.

kromo

saya seorang yang menyukai hal tentang teknologi , seorang internet marketer dan juga website developer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *