content="0fd9cbe0b353776505509733cd398328">
Ilmu Pendikan

extends adalah

Memahami Konsep Penting di Dunia Pemrograman 📗

Pendahuluan

Banyak orang yang bergelut di dunia pemrograman pasti tidak asing dengan istilah extends. Bahkan, bagi mereka yang masih tergolong awam pun sudah mengetahui betapa pentingnya extends dalam pengembangan aplikasi.

Extends bisa diartikan sebagai teknik dalam pemrograman berorientasi objek yang memungkinkan developer untuk mengembangkan suatu kelas baru dengan mewarisi sebagian atau seluruh fitur dari kelas lain. Dalam bahasa Indonesia, teknik ini bisa disebut sebagai pewarisan.

Artikel ini akan membahas tentang extends secara lebih detail, termasuk kelebihan dan kekurangan teknik ini, serta bagaimana cara penggunaannya dalam pengembangan aplikasi. Mari simak pembahasan selengkapnya di bawah ini.

Kelebihan dan Kekurangan Extends

Kelebihan Extends

1. Meningkatkan Reusability 💻

Dengan teknik extends, developer bisa mengambil fitur-fitur yang sudah ada di kelas lain dan memasukkannya ke dalam kelas yang baru dibuat. Hal ini memungkinkan untuk meningkatkan reusability kode dan mempercepat waktu pengembangan.

2. Memudahkan Perawatan Kode 🔧

Dalam sebuah aplikasi, biasanya terdapat banyak sekali kelas dan objek yang harus dikelola. Dengan teknik extends, developer bisa menghindari duplikasi kode dan memudahkan perawatan kode.

3. Mempercepat Waktu Pembuatan Aplikasi

Dengan teknik extends, developer bisa menghemat waktu pembuatan aplikasi karena beberapa fitur sudah tersedia di kelas lain dan hanya perlu diwariskan ke kelas yang baru dibuat.

4. Meningkatkan Fleksibilitas dan Modularitas 👾

Dalam pengembangan aplikasi yang kompleks, modularitas dan fleksibilitas menjadi sangat penting. Dengan teknik extends, developer bisa membuat kelas-kelas yang modular dan fleksibel sehingga memudahkan dalam pengembangan aplikasi.

5. Memudahkan Penggunaan Polimorfisme 🔶

Polimorfisme adalah kemampuan objek untuk berperilaku berbeda sesuai dengan jenis kelas yang mewarisi objek tersebut. Dalam teknik extends, polimorfisme bisa lebih mudah dilakukan karena objek bisa mendapatkan fitur-fitur dari kelas lain.

6. Meningkatkan Kualitas Kode 💡

Kode yang menggunakan teknik extends biasanya lebih mudah dipahami dan dikelola. Hal ini bisa meningkatkan kualitas dari sebuah aplikasi.

7. Memudahkan Refaktor Kode 🛠

Jika ada perubahan dalam pengembangan aplikasi, developer bisa merubah kode di kelas utama dan semua kelas yang mewarisi kode tersebut akan berubah secara otomatis.

Kekurangan Extends

1. Mengurangi Keterbacaan Kode 👀

Jika terdapat banyak kelas yang mewarisi kode dari kelas utama, maka keterbacaan kode bisa menurun.

2. Mempercepat Pembentukan Hierarchy

Jika penggunaan extends tidak terkendali, maka kode bisa terbentuk menjadi hierarchy yang sangat rumit dan sulit untuk dikelola.

3. Mengurangi Fleksibilitas Kode 💩

Penggunaan extends bisa mengurangi fleksibilitas kode karena objek hanya bisa diturunkan dari satu kelas utama saja.

4. Memperumit Debugging 🔨

Jika ada error dalam kode, debugging bisa menjadi lebih sulit dengan penggunaan extends karena harus melihat lebih dari satu kelas.

5. Meningkatkan Ketergantungan antar Kode 🔍

Jika terdapat ketergantungan antar kelas yang mewarisi kode, maka perubahan pada kelas utama bisa mempengaruhi kelas yang lain.

6. Rentan Terhadap Overriding 💣

Overriding adalah kemampuan untuk merubah perilaku sebuah kode di kelas anak. Jika terdapat banyak kelas anak, maka overriding bisa menjadi sulit untuk dikelola.

7. Memakan Memori yang Banyak 📂

Jika terdapat banyak kelas yang mewarisi kode dari kelas utama, maka memorinya bisa menjadi berat dan lambat dalam penggunaannya.

Cara Menggunakan Extends

Untuk menggunakan teknik extends, developer bisa membuat kelas baru dengan menggunakan kata kunci extends. Contohnya seperti di bawah ini:

class Kendaraan {} //kelas utama
class Mobil extends Kendaraan {} //kelas anak
class Bus extends Kendaraan {} //kelas anak

Dalam contoh di atas, kelas Mobil dan Bus mewarisi fitur-fitur dari kelas Kendaraan.

FAQ

1. Apakah extends hanya bisa digunakan untuk bahasa pemrograman tertentu?

Tidak, teknik extends bisa digunakan pada hampir semua bahasa pemrograman yang mendukung konsep berorientasi objek seperti Java, PHP, C++, dan lainnya.

2. Apa bedanya antara extends dan implements?

Extends digunakan untuk membuat kelas baru yang mewarisi fitur dari kelas lain, sedangkan implements digunakan untuk membuat kelas baru yang mengimplementasikan suatu interface.

3. Apa yang dimaksud dengan pewarisan berganda (multiple inheritance)?

Pewarisan berganda adalah teknik dalam berorientasi objek dimana sebuah kelas bisa mewarisi fitur dari lebih dari satu kelas lain. Namun, teknik ini tidak didukung oleh semua bahasa pemrograman.

4. Apa keuntungan menggunakan teknik extends dibandingkan dengan membuat kelas baru dari awal?

Dengan menggunakan teknik extends, developer bisa menghemat waktu dan mempercepat proses pengembangan karena beberapa fitur sudah tersedia di kelas lain dan hanya perlu diwariskan ke kelas yang baru dibuat.

5. Apa dampak dari menggunakan extends terlalu banyak dalam sebuah aplikasi?

Jika penggunaan extends tidak terkendali, maka keterbacaan kode bisa menurun dan membuat debugging menjadi lebih sulit.

6. Bisakah objek mewarisi fitur dari banyak kelas sekaligus?

Tidak, dalam teknik extends, objek hanya bisa mewarisi fitur dari satu kelas utama saja.

7. Bagaimana cara mengatasi masalah apabila terdapat dua kelas yang sama-sama mewarisi fitur dari satu kelas utama?

Hal ini bisa diselesaikan dengan teknik pewarisan berganda, namun teknik ini tidak didukung oleh semua bahasa pemrograman.

8. Apakah penggunaan extends membuat ketergantungan antar kelas menjadi lebih kompleks?

Ya, penggunaan extends bisa membuat ketergantungan antar kelas menjadi lebih kompleks karena perubahan pada kelas utama bisa mempengaruhi kelas yang lain.

9. Apa saja bahasa pemrograman yang mendukung teknik extends?

Hampir semua bahasa pemrograman yang mendukung konsep berorientasi objek seperti Java, PHP, C++, dan lainnya mendukung teknik extends.

10. Apakah teknik extends hanya digunakan pada kelas yang sama?

Tidak, teknik extends juga bisa digunakan pada interface.

11. Apakah teknik extends hanya untuk membuat kelas baru?

Tidak, teknik extends juga bisa digunakan untuk membuat objek baru dari sebuah kelas yang sudah ada.

12. Bisakah semua fitur di kelas utama diwariskan ke kelas anak?

Ya, semua fitur di kelas utama bisa diwariskan ke kelas anak dengan menggunakan teknik extends.

13. Apakah extends bisa digunakan untuk mengubah perilaku sebuah fitur di kelas utama?

Ya, dengan teknik overriding, developer bisa merubah perilaku sebuah fitur di kelas anak.

Kesimpulan

Setelah membaca artikel ini, dapat disimpulkan bahwa teknik extends adalah teknik yang penting dalam pengembangan aplikasi berorientasi objek. Penggunaan teknik ini bisa memudahkan dalam pengembangan aplikasi dan meningkatkan reusability kode, namun perlu dihindari penggunaan yang tidak terkendali agar keterbacaan kode tetap terjaga. Jika digunakan dengan benar, teknik extends bisa meningkatkan kualitas dari sebuah aplikasi.

Jadi, bagi developer yang ingin mengembangkan aplikasi dengan lebih cepat dan efisien, teknik extends bisa menjadi pilihan yang tepat.

Disclaimer

Artikel ini hanya bertujuan untuk memberikan informasi tentang teknik extends dalam pengembangan aplikasi. Penulis tidak bertanggung jawab atas segala kerugian atau kerusakan yang mungkin terjadi akibat penggunaan teknik ini dengan tidak benar.

kromo

saya seorang yang menyukai hal tentang teknologi , seorang internet marketer dan juga website developer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *